Senin, 14 September 2026
spot_img

Samsat Terus Berinovasi, Layanan Jemput Bola Melalui Berbagai Kegiatan

Sumbawa Besar,anugerah-media.com

 

Samsat Sumbawa terus melakukan inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendorong kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor melalui pelayanan jemput bola dengan menghadirkan kegiatan Samsat Night Music di wilayah barat Kabupaten Sumbawa.

 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang terkendala kesibukan, lupa, maupun keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor Samsat.

 

Kepala UPTD PPRD Wilayah IV Sumbawa–Sumbawa Barat, Syaharuddin, S.Sos., M.Ec.Dev., menyampaikan hal tersebut saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 14 September 2026.

 

Menurut Syaharuddin, pelayanan jemput bola merupakan salah satu bentuk inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajibannya membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

 

“Ini bentuk inovasi kami melakukan pendekatan pelayanan jemput bola kepada wajib pajak kendaraan bermotor. Kita sadar masyarakat terkadang karena kesibukan, lupa dan sebagainya, sehingga kita melakukan pendekatan pelayanan secara langsung,” ujar Syaharuddin.

 

Ia menjelaskan, kegiatan Samsat Night Music menyasar masyarakat di wilayah barat, khususnya Kecamatan Alas, Alas Barat dan Buer yang dipusatkan di Taman Kota Ex Terminal Alas Sabtu Tanggal 19 mendatang.

 

Dalam pelaksanaannya, Samsat juga menggandeng pemerintah kecamatan dan desa untuk memperluas sosialisasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

 

Menurut Syaharuddin, langkah tersebut penting karena potensi kendaraan bermotor di wilayah barat cukup tinggi. Pelayanan jemput bola diharapkan mampu menekan kendaraan yang menunggak sekaligus mencegah munculnya tunggakan baru.

“Ini upaya untuk menekan yang menunggak maupun yang akan menunggak Ucapnya.

 

Dirinya pun menjelaskan bahwa hasil pelayanan jemput bola sebelumnya menunjukkan respons positif masyarakat pada bulan Agustus lalu mampu melayani pembayaran pajak dari 51 objek kendaraan hanya dalam waktu sekitar 1 jam 15 menit, dengan penerimaan mencapai sekitar Rp38 juta dan itu dasar kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya.

 

Capaian tersebut menjadi motivasi Samsat untuk kembali menggelar kegiatan serupa pada 19 September 2026. Dengan waktu pelayanan yang lebih panjang dan sosialisasi yang dilakukan hingga tingkat desa, “Samsat optimistis partisipasi masyarakat akan meningkat.

 

“Mudah-mudahan kegiatan tanggal 19 itu jauh lebih besar dari yang pernah kami lakukan pada bulan Agustus. Kalau disosialisasikan semua kepala desa dan diteruskan kepada masyarakat, insyaallah akan lebih banyak,” harapnya.

 

Selain memberikan kemudahan pelayanan, Samsat juga mengupayakan pemberian souvenir sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang memanfaatkan layanan pembayaran pajak dalam kegiatan tersebut.

 

Syaharuddin mengakui, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan berbagai inovasi pelayanan. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen pihaknya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Bappenda Kabupaten Sumbawa untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pelayanan, termasuk kegiatan jemput bola tersebut.

 

“Dalam keterbatasan anggaran yang ada, kami tetap berusaha maksimal. Mudah-mudahan kegiatan ini mendapat support, karena kami selalu berkoordinasi,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, pelayanan publik harus terus bergerak dan tidak boleh berhenti pada pola pelayanan yang sama. Menurutnya, inovasi diperlukan agar pelayanan semakin mudah dijangkau masyarakat.

 

“Kita sebagai pelayanan publik tidak boleh ada stagnan dalam hal pelayanan. Harus terus ada upaya dan inovasi,” pungkas Syaharuddin. ( AM/HR)

 

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles