Rabu, 21 Oktober 2026
spot_img

Motivasi Hidup ; Sehat, Bermanfaat dan Keluarga Bahagia

Oleh dr. H Minanurrahman
Banyak orang terobsesi untuk menjadi orang sukses dan kaya raya. Untuk itu mereka bekerja keras, mencoba berinvestasi, mulai membangun bisnis kecil kecilan, dan tentu banyak belajar tips menjadi orang sukses dan kaya raya. Akan tetapi kenyataan sangat sedikit (<10%) orang yang berhasil menjadi kaya. Ternyata penyebab kegagalan itu adalah kurang memahami Tujuan Hidup.
   Setiap orang boleh saja bercita-cita besar dan tinggi setinggi langit terutama yang masih berusia muda. Dengan cita-cita yang tinggi maka terbangun motivasi kuat untuk belajar, berprestasi, dan bekerja keras guna menggapai cita-citanya. Akan tetapi selain dari cita-cita, perlu sejak dini ditanamkan tujuan hidup yaitu Sehat, Bermanfaat, dan Keluarga Bahagia.
   Banyak orang sukses dan kaya raya akan tetapi tidak merasakan kebahagiaan, keluarganya berantakan, anak-anak gagal dalam pendidikan, dan tak jarang berakhir dengan kematian yang tragis di usia yang belum terlalu tua. Hal tersebut akibat dari kesibukan yang melewati batas menghabiskan banyak waktu, kurang peduli kesehatan, mengabaikan keluarga, dan melupakan kewajiban sebagai hamba Tuhan.
   Suatu hari Bill Gates ditanya, “apa yang membuat Anda bahagia?”. Beliau menjawab, ” Keluarga!, tidak ada kebahagiaan yang lebih tinggi selain keluarga harmonis dan anak-anak yang berhasil menjadi dirinya sendiri.”
   Bagi Bill Gates, bisnis yang sukses luar biasa dengan nilai triliunan dolar bukan jaminan untuk bahagia. “Tidak perlu sebanyak itu!”. Memang, dengan banyak harta kita tidak lagi khawatir dengan biaya hidup, kesehatan, pendidikan anak, dan kebutuhan di hari tua.
   Di negara negara yang sudah maju dimana masyarakatnya cukup makmur, di sana tidak ada lagi gelandangan, pengemis, dan pengangguran. Mereka sekarang lebih memperhatikan pola hidup sehat, bisa terus produktif hingga masa senior, dan bahagia bersama keluarga. Mereka tidak lagi bekerja keras untuk menambah kekayaan, karena penghasilan mereka telah mencukupi kebutuhan untuk hidup layak.
   Di kota-kota besar makin banyak orang menggunakan transportasi umum dan berjalan kaki untuk menuju tempat kerja, ke sekolah atau kampus, maupun untuk keperluan lainnya. Makin banyak kota memperlebar jalan Pedestrian untuk kenyamanan pejalan kaki. Demikian pula dengan taman taman yang penuh dengan tanaman penyerap gas CO². Mereka sadar akan kebutuhan menggerakkan tubuh agar tetap sehat dan bugar.
  Demikian pula dengan penggunaan sepeda untuk perjalanan yang tidak terlalu jauh. Sepeda tidak hanya dipakai untuk berolahraga di hari libur, akan tetapi telah menjadi sarana transportasi jarak pendek yang menyehatkan. Para pelajar dan mahasiswa terbiasa menggunakan sepeda untuk pergi ke sekolah atau kampus.
  Kepedulian pada kesehatan juga nampak pada tubuh mereka yang proporsional antara tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut. Jumlah orang dengan Obesitas atau kelebihan berat badan sangat menurun drastis di negara negara maju. Sejak masa anak-anak, pemantauan tumbuh kembang anak sangat ketat dimana anak yang kurang gizi maupun kelebihan berat badan akan segera diintervensi.
   Kelebihan berat badan dan obesitas sangat berisiko mengalami gangguan kesehatan antara lain, hipertensi, diabetes melitus, gangguan mobilitas, dan lain-lain. Penyakit penyakit tersebut telah menjadi beban berat dalam pembiayaan kesehatan jangka panjang dan mengurangi umur harapan hidup.
   Dalam hal pola makan, masyarakat mulai meninggalkan makanan instan dan fastfood yang berkalori tinggi dan kurang bergizi. Mereka beralih kembali ke makanan sehat alami yaitu sayuran dan buah buahan. Mereka juga mengurangi konsumsi makanan bersumber hewan. Mereka sadar bahwa makanan yang berlebihan justru membahayakan kesehatan.
   Selain masalah kesehatan, masyarakat di negara maju lebih mementingkan pendidikan anak-anak agar menjadi manusia yang siap menghadapi masa depan. Pendidikan yang utama adalah pembentukan karakter yaitu jujur, disiplin, pembelajar, amanah, bisa bekerja sama, bermental juara, serta beriman dan bertakwa menjalankan perintah agama. Anak-anak harus mendapatkan pendidikan hingga tingkat sarjana sesuai dengan potensi, bakat, dan tingkat kemampuannya. Pemerintah memprioritaskan pendidikan dan menyediakan fasilitas serta anggaran yang memadai.
   Ketika beranjak dewasa mereka sudah mempunyai kemampuan dan keahlian khusus yang siap berkarya. Pemerintah mengatur sedemikian rupa sehingga setiap orang akan tersedia pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan. Dengan demikian tidak ada lagi pengangguran usia muda. Peluang bekerja sangat banyak dan memberi ruang untuk berkembang atau berpindah ke pekerjaan yang lebih sesuai. Dunia pekerjaan lebih banyak didorong oleh profesionalisme, produktivitas, dan inovasi. Negara maju mempunyai arah yang jelas dalam pengembangan kualitas manusia, tidak sekedar pertumbuhan ekonomi.
   Dan yang terpenting adalah ketika anak memasuki usia remaja, mereka diberikan pendidikan/ bimbingan seksual. Mereka mempelajari kehidupan dalam perkawinan, keluarga, dan peran menjadi orang tua. Mereka menjunjung tinggi moralitas, etika, dan kesusilaan. Peran orang tua sangat penting dalam mengawal dan mengawasi perkembangan di masa remaja ini. Anak-anak remaja ini sangat terbuka dengan orang tuanya berkaitan dengan hubungan cinta. Anak-anak tidak dilarang pacaran, akan tetapi mereka sadar akan batasan hubungan laki perempuan.
   Sebelum perkawinan ada konseling pra nikah yang membimbing pasangan calon pengantin untuk mengerti hubungan pernikahan, membangun keluarga, dan tanggung jawab membesarkan anak. Bagi pasangan yang sudah menikah ada konseling keluarga yang diselenggarakan oleh pemuka agama agar tetap harmonis dalam menghadapi persoalan perselisihan. Dengan demikian, semua keluarga bisa hidup harmonis, tanpa ada perceraian, dan anak-anak tumbuh dan berkembang dalam keluarga yang bahagia. Inilah yang sebenarnya harus menjadi motivasi bagi bangsa Indonesia dalam membangun manusia.(AM)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles