Kamis, 29 Januari 2026
spot_img

Stres, GERD, dan Kenaikan Berat Badan Saling Terkait

Oleh dr. H Minanur Rahman
Jika Anda merasa mengalami siklus stres, GERD, dan kenaikan berat badan yang tak berujung, Anda tidak sendirian. Ketiga masalah ini seringkali saling berkaitan, menciptakan siklus yang membuat frustrasi dan sulit dipecahkan.
  Pertama-tama, apa itu GERD? Penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD) adalah bentuk refluks asam kronis di mana asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan Anda. Gejalanya mudah dikenali — rasa panas di dada, muntah isi perut, perasaan seperti ada benjolan di tenggorokan, dan ketidaknyamanan saat menelan.
  Kelebihan berat badan meningkatkan risiko terkena GERD karena tekanan ekstra pada perut Anda.
  Lalu, bagaimana faktor stres berperan? Stres dapat menjadi penyebab sekaligus gejala dari kenaikan berat badan dan GERD. Stres menyebabkan tubuh melepaskan hormon yang disebut kortisol, yang dapat menyebabkan beberapa orang ‘makan secara emosional’ dan menginginkan makanan berkalori tinggi. Stres juga dapat menyebabkan lambung memproduksi lebih banyak asam, yang dapat menyebabkan GERD kambuh.
  Terlebih lagi? Kenaikan berat badan, khususnya, dapat menjadi sumber stres dan rasa kewalahan yang besar bagi banyak orang. Jadi, bagaimana Anda bisa memutus siklus ini? Mari kita bahas beberapa tips praktis yang dapat membantu.
Stres: Penyebab Tersembunyi Kenaikan Berat Badan
  Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana stres dapat membuat Anda menginginkan satu wadah besar es krim atau sekantong besar keripik? Itu karena stres memicu pelepasan hormon seperti kortisol, yang dapat meningkatkan nafsu makan dan membuat Anda menginginkan makanan manis dan berlemak.
  Saat stres, Anda mungkin juga akan kesulitan tidur. Kurang tidur dapat mengganggu metabolisme dan membuat Anda lebih mudah menambah berat badan. Dan siapa yang mau pergi ke gym saat merasa stres dan kelelahan? Menurunnya motivasi untuk beraktivitas fisik juga dapat berkontribusi pada penambahan berat badan.
  Jadi, lain kali Anda ingin mengonsumsi camilan tidak sehat, luangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan apakah stres mungkin berperan dalam keinginan Anda. Stres dapat muncul dan memicu perilaku tertentu tanpa Anda sadari, tetapi menyadari hal ini dapat membantu Anda melepaskan diri dari cengkeramannya.
  Apakah Anda memiliki berat badan berlebih? Hal itu mungkin memperparah GERD Anda. Kelebihan berat badan, meskipun, hanya sedikit, dapat membuat gejala GERD muncul tiba-tiba atau memperburuknya. Bayangkan perut Anda seperti balon. Ketika penuh dan berada di bawah tekanan berat badan berlebih, katup yang menghubungkan perut Anda ke kerongkongan dapat gagal berfungsi. Inilah saat Anda mengalami mulas dan refluks makanan serta asam lambung.
  Saat Anda menurunkan berat badan berlebih, Anda mengurangi tekanan pada katup tersebut, sehingga mengurangi kemungkinan isi lambung kembali naik ke kerongkongan. Jadi, mengelola berat badan adalah bagian penting dalam mengelola dan mengobati gejala GERD. Menurunkan berat badan, meskipun sedikit, dapat membantu meredakan GERD.
Stres: Pemicu GERD yang Diam-diam
  GERD dan stres saling berkaitan. Saat Anda stres, tubuh Anda melepaskan hormon yang dapat meningkatkan produksi asam di lambung. Asam berlebih ini dapat mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan sensasi terbakar yang kita kenal sebagai ‘heartburn’.
  Jadi, jika Anda mengalami GERD, penting untuk memperhatikan tingkat stres Anda. Anda dapat mengelola frekuensi dan tingkat keparahan stres dan gejala GERD dengan lebih memperhatikan hubungan antara keduanya.
Cara Sederhana untuk Mengatasi Stres
  Kita semua tahu bahwa stres bisa menjadi beban besar, dan dampaknya berlipat ganda ketika mulai memengaruhi kesehatan fisik kita juga. Berikut beberapa cara mudah untuk mendapatkan kembali ketenangan Anda:
  Kesadaran penuh dan meditasi. Praktik-praktik ini dapat membantu Anda fokus pada momen sekarang (daripada mengkhawatirkan masa lalu atau masa depan) dan menenangkan pikiran Anda.
  Latihan pernapasan dalam. Tarik napas dalam-dalam beberapa kali. Ini adalah cara sederhana namun ampuh untuk merilekskan tubuh dan pikiran Anda.
  Aktivitas fisik. Bahkan jalan kaki singkat pun dapat memberikan manfaat luar biasa untuk mengurangi stres.
  Hobi dan relaksasi. Temukan aktivitas yang Anda sukai yang membantu Anda bersantai, seperti membaca, mendengarkan musik, atau menghabiskan waktu di alam.
  Ingat, mengurangi stres bukan hanya tentang merasa lebih baik saat itu juga. Hal ini juga dapat membantu memperbaiki gejala GERD yang disebabkan oleh stres dan mempermudah pengelolaan berat badan Anda.
Berikan Nutrisi yang Tepat untuk Tubuh Anda: Rencana Diet untuk GERD
Bergeraklah: Rasakan Manfaatnya & Turunkan Berat Badan   Olahraga bukan hanya tentang penampilan yang bagus. Ini adalah alat ampuh untuk mengelola stres dan GERD, serta dapat membantu Anda menurunkan berat badan berlebih.(AM/*)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles