
Oleh dr. H Minanur Rahman
Hari pertama puasa biasanya semua orang penuh semangat, tidak terasa lapar, dan nampak segar hingga waktu berbuka puasa. Memasuki ketiga hingga ketujuh sebagian orang mulai bermasalah dengan pencernaan, kurang nafsu makan, badan lemah tak bergairah, dan maunya tidur melulu.
Seharusnya puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah yang menyenangkan bagi kebanyakan mukmin. Akan tetapi, pada sebagian orang justru menderita kelaparan, lemas bahkan sakit akibat berpuasa. Padahal puasa Ramadhan itu ringan yaitu hanya tidak makan dan minum selama sekitar 13 – 14 jam.
Puasa sangat bermanfaat bagi tubuh agar bisa memanfaatkan cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk lemak. Puasa juga membiasakan makan teratur, bergizi dan tidak berlebihan. Puasa juga mengatur waktu istirahat dan tidur.
Jika Anda mengalami kelaparan, lemas, haus dan nyeri lambung ketika berpuasa, maka Anda perlu perhatikan *asupan nutrisi saat makan sahur* dan waktu istirahat selama menjalani ibadah. Pada umumnya penyebab gangguan pencernaan adalah pola makan sahur yang kurang sehat dan tidur di waktu yang salah. Tidur setelah makan sahur atau setelah subuh itu sangat berbahaya.
Puasa Ramadhan adalah wajib bagi mukmin, maka harus diniati dengan sungguh sungguh sebagai bukti keimanan agar menjadi hamba yang bertakwa. Niat akan menjadi tekat yang kuat untuk melaksanakan puasa sebulan penuh. Tidak ada keraguan atau kekhawatiran bahwa *puasa pasti membuat tubuh menjadi sehat dan bugar.*
Niat puasa diwujudkan dengan menjalani puasa *sesuai tuntunan Rasulullah SAW*. Dimulai dengan makan sahur di waktu menjelang subuh dengan makanan bergizi tinggi protein. Kemudian dilanjutkan dengan sholat subuh dan aktivitas rutin pagi hari. Jangan tidur setelah sholat subuh!
Makan sahur jangan terlalu jauh dari waktu subuh! Ini berbahaya, bisa menyebabkan Anda ngantuk dan tertidur yang berakibat sulit bangun di waktu subuh. Selain itu, makan ala kadarnya dan tidak mengkonsumsi makanan bergizi dalam jumlah yang cukup menyebabkan cepat lapar. Apalagi bila Anda tidak makan sahur karena sulit bangun gara gara begadang. Itulah penyebab terbanyak gagalnya puasa yang berakibat lemas, lapar dan gangguan pencernaan.
Berikut beberapa tips makan sahur yang sehat dan bermanfaat. Beberapa pilihan makanan bisa membantu Anda tetap bugar selama berpuasa.
1. Cukupi Protein. Protein lebih rendah kalori daripada lemak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna daripada karbohidrat. Jadi, itu adalah pilihan sempurna agar Anda merasa kenyang lebih lama.
Dari sekian banyak pilihan sumber protein, pilihlah yang mudah dicerna seperti; susu, keju yoghurt, telur, ikan, ayam, tahu, tempe, dan kacang kacangan.
2. Siapkan Makanan Sebelum Tidur Malam. Hindari bangun lebih awal demi memasak. Buatlah menu sederhana untuk makan sahur di malam hari sebelum tidur.
3. Cukup Cairan. Mencukupi asupan air sangat penting. Anda juga bisa mendapatkannya dari makanan sehat kaya air seperti mentimun, tomat, bayam, dan jeruk saat sahur. Tambahkan jus buah segar tanpa tambahan gula. Mengonsumsinya di deti-detik terakhir sebelum imsak adalah yang terbaik agar Anda bisa menahan rasa lapar lebih lama. Hindari kopi, karena dapat memicu dehidrasi.
4. Hindari Junk Food. Ini penting untuk menjaga rasa lapar dan haus. Junk food yang tinggi garam seperti daging olahan dapat menyebabkan ketidakseimbangan natrium dalam tubuh dan membuat Anda cepat merasa haus. Sementara makanan tinggi gula seperti kue manis dan sereal (Energen) rendah nutrisi membuat Anda merasa lapar lebih cepat. Anda juga bisa menambahkan lemak sehat, seperti alpukat dan salmon, untuk memperlambat pencernaan saat puasa Ramadan.
Setelah makan sahur, istirahatlah sejenak (jangan tidur) menunggu waktu subuh dan lanjutkan sholat. Usahakan jangan tidur setelah sholat subuh. Gunakan waktu pagi untuk kegiatan yang berkualitas seperti membaca Al-Qur’an, belajar, mendengar ceramah agama, membersihkan kamar, dan gerak badan. Selanjutnya bersiap untuk berangkat kerja, jangan lupa mandi dan gosok gigi.
Di siang hari setelah dhuhur bila ada waktu istirahat, gunakan untuk bisa terlelap sejenak. Jangan terlalu lama tidur siang. Hal ini justru membuat badan lemas dan malas bekerja.
Di sore hari, sempatkan waktu untuk olah raga ringan seperti jalan kaki atau joging. Olah raga ringan di sore hari tidak akan membuat Anda kelelahan atau kehausan. Selanjutnya bersiaplah untuk berbuka puasa dengan menu yang seimbang dengan jumlah yang cukup. Minumlah secukupnya untuk mengawali berbuka puasa.
Gunakan waktu malam untuk kegiatan ibadah. Jangan buang waktu untuk hal hal yang kurang bermanfaat. Tidurlah lebih awal bila sudah tidak ada kegiatan. Jangan tidur terlalu larut malam yang menyebabkan Anda sulit bangun waktu makan sahur.
Jika Anda merasa kurang sehat segeralah periksa ke dokter. Jangan sampai kondisi kesehatan yang menurun menyebabkan Anda tidak kuat untuk berpuasa. Jangan mencoba mengobati sendiri, yang mungkin bisa memperparah penyakit Anda.
Sesungguhnya semua orang yang sakit wajib berpuasa seperti halnya orang yang sehat. Membatalkan puasa dibolehkan karena kondisi tubuh yang lemah, dan wajib mengganti sejumlah hari yang ditinggalkan di luar bulan Ramadhan.
Selamat berpuasa… Jagalah kesehatan..(AM/*)



