Senin, 2 Februari 2026
spot_img

 ” Apakah setiap penyempitan pembuluh darah koroner harus dipasang RING ?”

 Oleh : dr A. A. G. Kosala kosala Putra:
Untuk diketahui bahwa Penyakit Jantung Koroner itu spektrumnya sangatlah luas. Tidak semua orang dengan PLAK atau penyempitan pembuluh darah itu memerlukan TINDAKAN INVASIF.
Secara medis, penyempitan ringan misalnya 20-30 persen, seringkali tidak menimbulkan gejala dan tidak mengganggu aliran darah secara bermakna.
Nah, dalam kondisi seperti ini yg dibutuhkan BUKANLAH PASANG RING.
Melainkan menejemen/pengelolaan resiko berupa:
– perbaikan pola makan
– tidur /istirahat yang cukup.
– berhenti dan hindari rokok
– olahraga ringan secara rutin/teratur
– pengendalian Tekanan Darah dan Kadar Gula Darah.
 Tentang olahraga INGAT JANGAN PANIK LANGSUNG GASPOL.
Misalnya mendadak langsung lari berat tanpa persiapan bertahap, ini justru berbahaya karena berakibat:
– tekanan darah melonjak naik
– detak jantung meningkat drastis
sehingga PLAK yang walaupun masih kecil tetapi ” labil ” justru bisa pecah yang bisa berakibat fatal.
Jadi olahraganya itu yang ringan saja, tetapi lakukan secara rutin.
Jadi kuncinya adalah: pada pasien/penderita yang mengalami penyempitan pembuluh darah koroner itu, baru memerlukan tindakan invasif seperti PEMASANGAN RING, jika:
– pasiennya bergejala
– walau sudah mendapat obat yang optimal tetapi masih timbul keluhan
– pada evaluasi yang dilakukan oleh dokter, ternyata ditemukan gangguan aliran darah yang bermakna.
Oke, sekian dulu.
“Jika sakit, TUHANlah yang menyembuhkan. Pencegahan lebih baik daripada mengobati “(AM/*)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles