Selasa, 17 Februari 2026
spot_img

Bupati Harap Pos Damkar Lunyuk Pangkas Risiko Kebakaran di Selatan Sumbawa

Sumbawa Besar,anugerah-media.com

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP meresmikan Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Zona Kecamatan Lunyuk, Rabu (11/3/26) yang diharapkan memangkas jarak, waktu tanggap, serta risiko saat kondisi darurat terjadi.

Dalam sambutannya, Bupati yang diwakili Kadis Damkartan, H. Sahabuddin S.Sos. M.Si, menegaskan bahwa peresmian pos tersebut bukan sekadar menambah bangunan atau melengkapi struktur organisasi, melainkan jawaban atas kebutuhan riil masyarakat Lunyuk dan sekitarnya yang selama ini menghadapi kendala jarak dan akses saat musibah kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.

“Pos Damkar ini adalah jawaban atas jarak, waktu, dan risiko yang selama ini dihadapi masyarakat wilayah selatan ketika keadaan darurat terjadi,” tegasnya.

Menurutnya, karakter wilayah selatan Sumbawa yang memiliki jarak antar desa berjauhan, kawasan pesisir dan perbukitan, akses jalan yang belum ideal, serta aktivitas masyarakat yang dinamis di sektor perikanan, pertanian, dan permukiman, menuntut kehadiran layanan darurat yang lebih dekat dan responsif.

Bupati menyampaikan, pengalaman dari Pos Damkar Zona Empang yang telah lebih dulu beroperasi menunjukkan dampak nyata kehadiran pos di zona strategis. Data yang dimiliki pemerintah menunjukkan, ketika jarak tempuh dapat dipangkas dan armada berada lebih dekat dengan masyarakat, waktu tanggap bisa ditekan di bawah 15 menit, luas kebakaran dapat diminimalkan, serta risiko korban jiwa dapat ditekan secara signifikan.

“Selisih lima sampai sepuluh menit saja bisa menentukan apakah api hanya menghanguskan satu rumah atau menjalar menjadi musibah satu kampung. Ini bukan teori, tapi fakta di lapangan,” ujarnya.

Bupati juga mengingat kejadian kebakaran di wilayah selatan beberapa waktu lalu, yang berawal dari dapur rumah warga. Laporan cepat sudah masuk, namun karena jarak dan keterbatasan armada, api lebih dulu membesar sebelum petugas tiba di lokasi.

“Kita tidak ingin cerita seperti ini terus berulang,” ucapnya.

Ia menegaskan, Kecamatan Lunyuk merupakan titik penting di wilayah selatan, baik sebagai jalur aktivitas ekonomi masyarakat maupun kawasan yang terus berkembang. Dengan berdirinya Pos Damkar di Lunyuk, warga tidak lagi berada di “ujung antrean” pelayanan darurat.

Ke depan, pos ini tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga layanan penyelamatan nonkebakaran seperti evakuasi kecelakaan lalu lintas, penanganan pohon tumbang, evakuasi hewan berbahaya, penyelamatan korban bencana alam, hingga bantuan darurat lain yang menyangkut keselamatan jiwa.

“Damkar hari ini adalah garda kemanusiaan, bukan semata pemadam api,” tegas Bupati.

Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa pencegahan tetap menjadi kunci utama. Ia menyebut sebagian besar kebakaran masih bersumber dari hal sederhana seperti instalasi listrik yang tidak standar, kompor yang lupa dimatikan, hingga penggunaan tabung gas yang tidak aman.

Karena itu, ia berharap Pos Damkar Lunyuk juga menjadi pusat edukasi keselamatan masyarakat, tempat sosialisasi dan pembelajaran bersama agar kesadaran menjaga keselamatan dimulai dari rumah masing-masing.

Bupati pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa atas dedikasi dan pengabdian mereka yang penuh risiko dan tidak mengenal waktu.

Kepada masyarakat Lunyuk, Bupati menitipkan pesan agar menjaga pos tersebut seperti milik sendiri dan tidak ragu melapor dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat.

“Dalam urusan keselamatan, menunda berarti mempertaruhkan segalanya,” pungkasnya. (Am/SR)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles