Minggu, 29 Maret 2026
spot_img

Kadis Kesehatan Sumbawa Bersama Rombongan Salurkan Bantuan, Dirangkaikan Dengan Trauma Healing Bagi Korban Kebakaran.

Alas Sumbawa (anugerah-media.com)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa  melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan dan menggelar trauma healing untuk para Korban Kebakaran.

Kadis Kesehatan Kabupaten Sumbawa H. Sarip Hidayat SKM MPH, mengungkapkan, Kedatangannya bersama IBI, UPT Puskesmas sekabupaten Sumbawa beserta PERSAGI Kabupaten Sumbawa untuk menyalurkan bantuan dan dirangkaikan dengan melakukan Trauma Healing dan pengecekan kesehatan melalui posko yang sudah di siapkan di lokasi tempat kejadian, Ujar Kadis.Sabtu (28/3/2026)


Selain tentang kesehatan kami bersama rombongan juga menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 30.juta yang nanti akan diserahkan langsung kepada korban masing KK sebesar Rp 1 juta.

Lanjut Kadis mengatakan kedatangannya bersama rombongan, ini merupakan yang kedua kali pasca kebakaran terjadi. Yang pertama kali kami juga menyalurkan bantuan langsung berupa uang tunai sebesar Rp 1 juta per Kepala Keluarga (KK), terang Kadis.

Kadis Kesehatan mengungkapkan, tim kesehatan langsung turun ke lokasi kejadian sejak awal untuk memberikan pendampingan psikologis, baik kepada anak-anak, remaja hingga orang dewasa yang terdampak kebakaran. “Pokoknya semua yang terdampak kebakaran kami sasar,” jelasnya.

Kegiatan trauma healing ini, jelas H Dayat, mencakup berbagai pendekatan yang menyenangkan dan komunikatif agar para korban kebakaran bisa berkonsultasi lebih santai. Tim trauma healing mengajak warga berbincang ringan, membawakan cerita yang menyenangkan hingga bermain bersama anak-anak sebagai bentuk pengalihan rasa trauma.


“Kegiatannya seperti konsultasi, dokter dan bercerita sesuatu hal yang menyenangkan, bermain serta mengungkapkan hal yang bisa membuat korban bahagia yang penting membuat mereka senang,”

Kadis menekankan kepada tim medis yang yang bertugas di lapangan selama misi kemanusiaan ini untuk memastikan para korban terdampak bencana kebakaran mendapat akses medis yang berkualitas.Tekannya.

“Kehadiran dokter spesialis hingga psikolog klinis di lokasi kebakaran merupakan bentuk kepedulian Dinkes Kabupaten Sumbawa untuk membantu percepatan pemulihan di Dusun Pok yang tepat sesuai dengan kebutuhan yang aktual,” kata Sarip Hidayat dalam keterangannya.

H. Sarip Hidayat menyampaikan apresiasi atas dedikasi para relawan dan dokter  yang bertugas di lapangan selama misi kemanusiaan ini untuk memastikan para korban terdampak bencana mendapat akses medis yang berkualitas.

Di tempat sama Sekdis Kesehatan Kabupaten Sumbawa Nur Atika, SST. MM.Inov Menambahkan bahwa penyaluran bantuan hari ini masih sama seperti hari pertama, ketika kami datang awal kebakaran dengan menyalurkan bantuan berupa uang tunai juga sebesar Rp 30 juta di bagi 30 KK, sehingga  masing masing Kepala Keluarga mendapatkan Rp 1 juta, papar Nur Atika.

Lanjut Sekdis bahwa kehadiran nya hari ini bersama rekan rekan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), UPT Puskesmas serta Perawat  sekabupaten Sumbawa. Tujuan Kedatangan Dinkes beserta rombongan ingin berbagi kepada para korban kebakaran yang terjadi di Desa Kalimango, ujarnya

“Apabila kita sering melakukan pendekatan dan komunikasi langsung dengan para korban, maka mereka dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Mungkin dengan kehadiran kami rasa trauma serta beban yang dialami dapat berkurang,”ujarnya.

Ia mengatakan, sejak hari kedua insiden kebakaran terjadi, tim Dinkes Kabupaten langsung turun untuk melakukan pendekatan, penenangan dan pendalaman terkait sejauh apa gangguan psikis atau mental yang diderita para korban, yang pada saat kejadian langsung melihat dan mendengar proses kejadian itu,ujarnya.

Dengan harapan semoga dengan kehadiran rombongan dari Dinkes ini,dapat mengurangi beban bagi para korban, ucapnya.

Ia juga mengungkapkan  bahwa, setelah ini, akan turun juga seorang dr Specialis Jiwa untuk memberi semangat bagi para korban sekaligus mengadakan pengecekan gejala kejiwaan bagi korban, sehingga harus segera dilakukan terapi kejiwaan, setelah melihat dan mendengar langsung kejadian kejadian itu, imbuhnya.

Sekdis juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para relawan dan dokter spesialis yang bertugas di lapangan selama misi kemanusiaan ini untuk memastikan para korban terdampak bencana mendapat akses medis yang baik. Tutup Sekdis.(AM/LI)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles