Senin, 2 Februari 2026
spot_img

Kadiv Humas Polri: Peran Wartawan Krusial bagi Demokrasi dan Keutuhan NKRI

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir berbincang hangat dengan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir saat bersilaturahmi dan berdiskusi dengan pimpinan media massa dalam kegiatan Retret PWI, Sabtu, 31 Januari 2026. (f: istimewa)

BOGOR, anugerah-media.COM — Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa wartawan memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penegasan tersebut disampaikan Johnny saat bersilaturahmi dan berdiskusi dengan pimpinan media massa dalam kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) di Pusat Pendidikan Bela Negara Kemhan RI, Rumpin, Bogor, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Johnny yang baru dilantik sebagai Kadiv Humas Polri memperkenalkan diri sekaligus menyapa para wartawan peserta retret.

Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka, membahas peran strategis media massa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Johnny mengapresiasi kerja jurnalistik yang selama ini dijalankan insan pers dalam membangun narasi publik serta mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang berimbang dan konstruktif.

“Wartawan memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, serta keutuhan NKRI,” kata peraih Adhi Makayasa Akpol 1996 ini.

Ia menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang menjadi salah satu pilar utama dalam negara demokrasi yang berlandaskan hukum.

“Dalam negara demokrasi yang berlandaskan hukum, pers memiliki posisi yang sangat penting. Kebebasan pers adalah amanat konstitusi yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Meski demikian, Johnny mengingatkan bahwa kebebasan pers harus dijalankan dengan tanggung jawab, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap hukum dan etika jurnalistik.

“Kebebasan pers harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, profesionalisme, serta penghormatan terhadap hukum dan etika jurnalistik,” tegasnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers dalam menjaga ruang publik yang sehat, informatif, serta mendukung penguatan demokrasi dan nilai-nilai kebangsaan di Indonesia. ***

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles