
Sumbawa Besar,anugerah-media.com
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi menyampaikan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (30/03/2026).
Tahun 2025 menjadi tahun bersejarah bagi Kabupaten Sumbawa. Pasalnya, ini merupakan tahun pertama kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Jarot-Ansori, pasca dilantik pada Februari 2025 lalu. Dalam pidatonya, Bupati Jarot menegaskan bahwa periode ini bukan sekadar tahun transisi, melainkan momentum strategis untuk meletakkan fondasi kokoh bagi pembangunan daerah menuju visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.
“Tahun 2025 adalah tahun konsolidasi sekaligus peletakan fondasi pembangunan daerah. Berbagai program yang dijalankan menjadi momentum awal kebijakan menuju perekonomian yang adil dan berkelanjutan,” ujar Bupati Jarot di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Realisasi APBD 2025: Pendapatan Daerah Tembus Target
Bupati Jarot memaparkan capaian kinerja keuangan daerah yang menggembirakan. Realisasi pendapatan daerah dinilai melampaui target yang telah ditetapkan bersama DPRD.
Pendapatan Daerah terealisasi sebesar Rp2,37 Triliun, mencapai 101,30 persen dari rencana.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp242,29 Miliar, atau 100,80 persen dari target.
Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp2,25 Triliun (92,93 persen dari rencana), dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta transfer.
“Capaian ini merupakan langkah awal menuju kekuatan fiskal daerah yang lebih mantap. Pendapatan daerah kita meningkat 11,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Bupati Jarot dengan optimisme.
Akselerasi 12 Program Unggulan Jarot-Ansori
Tak hanya soal angka fiskal, Bupati Jarot juga merinci capaian nyata dari 12 Program Unggulan yang menjadi komitmen politiknya kepada masyarakat Sumbawa. Beberapa capaian strategis yang disorot antara lain:
Pertama, Infrastruktur Pertanian
Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp16,8 Miliar untuk penguatan sistem irigasi. Capaiannya meliputi pembangunan 12 check dam, 39 sumur bor, serta ribuan kilometer jaringan perpipaan irigasi yang menyasar kawasan pertanian strategis.
Kedua, Kualitas Jalan
Anggaran sebesar Rp129,6 Miliar digelontorkan untuk mencapai target 80 persen jalan mantap. Salah satu proyek prioritas adalah rehabilitasi ruas jalan Labuhan Sangoro–Maronge yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Ketiga, Investasi & Industrialisasi
Langkah besar hilirisasi dimulai dengan groundbreaking industri ayam terintegrasi di Serading yang menyerap investasi sebesar Rp1,3 Triliun. Selain itu, potensi investasi tambak udang modern dan industri garam bernilai triliunan rupiah juga mulai menunjukkan perkembangan nyata.
Keempat, Kesejahteraan Sosial & Agama
Sebagai bentuk perhatian pada tokoh agama dan masyarakat rentan, pemerintah memberikan insentif bagi lebih dari 600 imam masjid, guru ngaji, dan penyuluh agama. Perlindungan sosial juga diperluas melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 21.736 pekerja rentan.
Kelima, Pendidikan
Komitmen terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia diwujudkan melalui pemberian beasiswa kedokteran, farmasi, serta pendidikan umum bagi ratusan mahasiswa asal Sumbawa.
Transisi Strategis Menuju 2026
Dalam paparannya, Bupati Jarot menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tahun 2025 terbagi dalam dua fase penting: masa sebelum perubahan APBD dan masa setelah perubahan. Fase kedua inilah yang menjadi momentum sesungguhnya untuk mengimplementasikan visi-misi Jarot-Ansori secara utuh.
“Tahun 2025 adalah tahun transisi, tetapi transisi yang produktif. Kami tidak sekadar meneruskan, tetapi membangun fondasi kebijakan agar pembangunan di tahun-tahun berikutnya berjalan pada rel yang tepat,” tambahnya.
Mengakhiri pidatonya, Bupati Jarot yang didampingi jajaran Forkopimda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kabupaten Sumbawa, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat atas terjaganya kondusivitas daerah selama tahun 2025. Suasana haru dan khidmat mewarnai paripurna karena masih dalam nuansa Idul Fitri 1447 H.
Dengan penuh rasa rendah hati, Bupati Jarot menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, kemudian menutup penyampaiannya dengan sebuah pantun yang menggugah semangat kebersamaan:
Dari Sumbawa menuju asa, Fondasi kuat mulai tercipta. Mari bersama wujudkan karya, Sumbawa Unggul, Maju, Sejahtera.
Pantun tersebut disambut dengan tepuk tangan riuh dari seluruh peserta sidang, menandakan optimisme bersama menyongsong tahun 2026 yang lebih baik di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori.(AM)



