Jumat, 27 Februari 2026
spot_img

Melembutkan Hati Yang Keras

Oleh dr. H Minanur Rahman

Orang yang disebut ‘hatinya mengeras’ adalah orang yang sulit menerima kebenaran, sulit menerima hidayah, dan dengan kesombongannya dia bertindak sekehendak hatinya serta merasa sudah benar. Kerasnya hati akibat adanya penyakit hati. Penyakit hati seringkali diidentikkan dengan beberapa sifat buruk atau tingkah laku tercela (al-akhlaq al-mazmumah), seperti dengki, iri hati, arogan, emosional dan sejenisnya.

Orang hatinya berpenyakit hati tersebut sesungguhnya bermasalah dengan mentalnya. Maka dia mudah terjerumus dalam perbuatan yang salah, buruk, jahat, dan merugikan. Akibatnya dia makin sulit menerima petunjuk kebenaran, makin sombong, makin jahat dan sangat egois.

Hati yang mengeras terjadi karena kemaksiatan (melanggar larangan Allah SWT) yang dilakukan secara terus menerus sehingga menjadi kebiasaan dan tidak merasa bersalah, sehingga Allah menutup hatinya untuk hal-hal kebaikan.

Apakah hati sudah terlanjur keras bisa dilembutkan?  Tentu untuk melembutkan hati yang mengeras bukanlah pekerjaan yang mudah. Butuh kesadaran diri untuk bertobat kepada Allah SWT.  Rasulullah SAW berlindung dari hati yang keras dan tidak khusyu’. “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak pernah kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan”. (HR. Muslim)

Lalu apa penyebab hati menjadi keras? Berikut penjelasannya :

  1. Meremehkan dosa kecil.

Allah SWT berfirman: “Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka”. (QS. Al Muthoffifin: 14)

Orang yang menyepelekan dosa dosa kecil adalah orang yang lalai sehingga banyak melakukan perbuatan yang buruk, salah, merugikan, tak berguna, jahat, merusak, dan melanggar larangan agama. Mereka itu ibarat orang yang sedang mengotori hatinya dengan banyak noda hitam, sehingga hatinya keras bagai batu.

  1. Terlalu banyak makan

Orang yang banyak makan sehingga kekenyangan mencerminkan pemuasan hawa nafsu. Akibatnya dia menjadi pemalas, kegemukan, dan kurang awas serta lambat berfikir.

  1. Terlalu banyak tertawa

Tertawa bukan hal yang dilarang, tetapi tertawa berlebihan bisa mematikan akal. Tertawa berlebihan biasanya melibatkan kesenangan yang berlebihan sehingga akal terhalang untuk berfikir kritis.

  1. Terlalu banyak bicara

Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan lurus iman seorang hamba hingga lurus hatinya. Dan tidak akan lurus hatinya hingga lurus lisannya”. (HR. Ahmad).

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata benar atau diam”. (HR. Muslim, Baihaqi dan lainnya)

  1. Teman Buruk

“Dan (Ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: Aduhai kiranya (dulu) Aku mengambil jalan bersama-sama Rasul.’ Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya Aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan Aku dari Al-Quran ketika Al-Quran itu telah datang kepadaku. dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia”. (QS. Al-Furqan: 27-29)

*Cara melembutkan hati*

Tatkala seseorang merasa enggan untuk beramal, tatkala bibir mulai sulit untuk tersenyum, mungkin itu salah satu tanda kerasnya hati. Dengan kata lain hati ini sedang sakit. Lantas apa yang bisa dilakukan ketika tahu bahwa hati ini sedang sakit? Orang yang sakit akan mencari obat, sebagaimana orang sakit akan pergi ke dokter. Berikut ini penulis berikan obat agar hati menjadi lembut kembali.

  1. Perbanyak Baca Al-Quran dengan memahami maknanya.

Di antara sebab lembutnya hati adalah dengan membaca Al Qur’an. Al Qur’an adalah kalamullah, perkataan Allah, Rabb pencipta langit dan bumi, bukan perkataan makhluk.

  1. Perbanyak Dzikir Mengingat Allah

Tidak diragukan lagi, berdzikir dapat melembutkan hati. Karena dengan mengingat Allah, maka hati pun menjadi tenang. Sebagaimana Allah firmankan dalam surah Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya, “Ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tenang.”

Dzikir adalah suatu amalan yang mudah, cukup menggerakkan lisan dan bibir saja. Sehingga tidak bisa dijadikan alasan untuk enggan berdzikir.

  1. Berteman Dengan Kawan yang Baik Agamanya

Jika seseorang memiliki teman yang baik agamanya, maka ia akan mendapatkan kebaikan yang banyak pula. Seperti yang Nabi permisalkan dalam suatu hadits riwayat Al-Bukhari, dimana kawan yang baik dimisalkan sebagai penjual misk (minyak wangi). Boleh jadi ia diberi minyak wangi tersebut, boleh jadi ia membelinya, atau minimal mendapakan bau yang wangi dengan sebab berdekatan dengan penjual minyak wangi.

  1. Menyayangi Anak Kecil

Menyayangi anak kecil dapat melembutkan hati, terutama anak kecil yatim (bapaknya sudah meninggal).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda (yang artinya), “Sayangilah semua yang ada di bumi, niscaya Dzat yang ada di langit akan menyayangi kalian.” (HR. At-Tirmidzi no. 1924 dan HR. Abu Dawud no. 4941).

Hadits di atas memerintahkan kita untuk menyayangi semua yang ada di bumi, termasuk semua hewan dan tumbuhan.

  1. Berdoa Kepada Allah

Doa adalah senjata seorang mukmin, jangan sampai seorang mukmin melupakan bahwa urusannya tergantung kehendak Allah Ta’ala. Banyak-banyaklah berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam ketaatan dan diberikan kelembutan hati, dan dijauhkan dari rasa malas yang terus menerus sehingga hati menjadi mati. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita sebuah doa agar berlindung dari rasa malas. Berikut adalah doanya:

(Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Demikianlah kiat-kiat dalam melembutkan hati, semoga kita senantiasa diberikan kemudahan dalam beribadah kepada Allah Ta’ala, dan dijauhkan dari hati yang keras lagi mati. Wallahul Muwaffiq.(AM/*)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles