Senin, 30 Maret 2026
spot_img

Pelukan hangat Masih Terasa Ditubuh Keluarga,Pasca Satu Minggu Rayakan Idul Fitri

ALAS KOTA,Anugerah-Media.Com
Pelukan hangat masih terasa di tubuh sang ayah dan bundanya saat kegiatan hari Idul Fitri dimana satu sama lain saling merangkul dan berpelukan guna memberikan maaf.
Tak terasa genap satu minggu pasca lebaran idul Fitri 1447 Hijriah rangkulan dan kehangatan tersebut pupus berubah menjadi duka yang mendalam buat kedua orang tua akibat berpulangnya anakda Yuda Zirullah Akbar Anak pertama dari Bapak Heri Darfan.SP. kepangkuan illahi.
Peristiwa tragis tersebut tentunya kedua orang tua mengalami Sok atas apa yang menimpa Anakda Yuda Zirullah Akbar yang kini masih duduk di bangku klas II di sekolah SMA Negeri 1 Alas dan berusia 17 Tahun usai mengunjungi area destinasi wisata Air Terjun Agal, Desa Marente, Kecamatan Alas,Kabupaten Sumbawa yang dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus sungai Tiu Kele pada Minggu (29/03/2026) sore sekitar pukul 15.30 WITA.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K, melalui Kapolsek Alas Kompol Satrio, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Korban yang juga merupakan putra dari Kepala Desa Kalimango diduga nekat menyeberangi sungai dalam kondisi cuaca hujan dan debit air yang mulai meningkat.
Berdasarkan keterangan saksi rekan korban, FA (17), rombongan korban tiba di lokasi air terjun sekitar pukul 13.00 WITA. Saat hendak turun dari lokasi air terjun sekitar pukul 15.20 WITA, kondisi cuaca mulai hujan lebat yang mengakibatkan debit air Sungai Tiu Kele naik serta berarus deras.”Ucap Kapolsek.
Sementara Informasi lainnya  bahwa saksi sempat melarang korban untuk menyeberang karena mengetahui korban tidak bisa berenang. Namun, korban tetap berupaya menyeberangi sungai hingga akhirnya tubuhnya terhempas dan terbawa arus yang keruh. “Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan ban, namun derasnya arus membuat korban dengan cepat hilang dari pandangan.
Atas kejadian tersebut warga setempat bersama Bhabinkamtibmas Desa Marente berdasarkan laporan terus melakukan pencarian dan menyisir aliran sungai. Sekitar pukul 15.45 WITA, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Petugas bersama warga setempat langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulans desa menuju Puskesmas Alas untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah dilakukan tindakan medis secara maksimal oleh tim dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka Desa Kalimango. Dan kami menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung wisata untuk selalu waspada dan tidak memaksakan diri menyeberangi arus sungai saat kondisi cuaca hujan, guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa,” tegas Kapolsek Alas dalam laporannya. (AM/HR )

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles