
Oleh dr. H Minanurrahman
*Innalillahi wa inna ilaihi raji’un*. Setiap orang pasti mengalami gangguan kesehatan. Ada yang sampai menderita sakit berat, namun ada pula yang jarang sakit atau hanya sakit ringan hingga akhir hayat. *Sakit adalah musibah* yang bisa jadi itu ujian, teguran atau azab, tergantung pada amal perbuatan masing masing. Setiap orang pernah berbuat salah atau dosa yang kadang menjadi penyebab sakit. Oleh karena itu mawas dirilah bila ditimpa musibah sakit, barangkali ada salah dan dosa yang belum diampuni. Bila Anda sakit janganlah bersedih, bersabarlah. Bisa jadi sakit ini adalah cara Allah menyayangi dan mengampuni hamba-Nya.
Segala sesuatu yang terjadi di alam semesta dan pada diri manusia adalah atas ijin Allah subhanahu wata’ala. Tidak ada yang salah pada penciptaan Nya, Allah maha suci dan sempurna. Adanya musibah yang terjadi pada manusia adalah kesalahan manusia, justru Allah telah banyak mengampuni. Seandainya dosa manusia tidak diampuni, maka manusia telah musnah ditimpa musibah karena telah banyak berbuat kerusakan.
Sakit adalah salah satu jalan menuju kematian bila Tuhan tidak menyembuhkan. Oleh karena itu bertobatlah dan perbanyak mohon ampunan.
(Ash-Shu`arā’) : 78 – (yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku, 79 – dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, 80 – dan *apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,* 81 – dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), 82 – dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat”.
Untuk kesembuhan manusia, Allah menciptakan beraneka tumbuhan sebagai makanan yang menyehatkan serta madu yang menjadi obat untuk berbagai penyakit.
(An-Naĥl) : 69 – _kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). *Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.* Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan._
*Kesalahan manusia yang banyak menyebabkan sakit* antara lain; menyalahi aturan makan, makanan yang haram lagi buruk, kurang menjaga kebersihan, ceroboh dan tidak melindungi diri, perbuatan maksiat dan jahat, hawa nafsu yang tidak terkendali, kurang menggunakan akal, emosi buruk yang merusak hati, hubungan sosial yang buruk, kurangnya cinta dan kasih sayang, kurang sabar dan jarang bersyukur, dan lemahnya iman sehingga jarang beribadah dan berdoa.
Sementara itu *yang membuat manusia sehat afiat dan selamat sejahtera* antara lain; makan teratur dan tidak berlebihan, menikmati beraneka makanan yang halal, bersih, bergizi, kualitas terbaik, bersumber dari tanaman dan hewan ternak; menjaga kebersihan diri, pakaian dan lingkungan; berhati-hati dan melindungi diri; menjauhi semua perbuatan maksiat, jahat dan dilarang; mampu mengelola perasaan, mawas diri, berempati, sabar dan selalu ceria; rajin belajar, berfikir rasional dan kreatif, serta bertanggung jawab; meningkatkan keimanan dan banyak beribadah, bertobat, serta berdoa; dan yang terpenting adalah *banyak berbuat kebaikan bagi orang lain* dan bagi makhluk Bumi lainnya.
Bagaimana sikap terbaik ketika sedang ditimpa musibah sakit?
Sebagai orang yang beriman kepada Allah, maka segala musibah harus dihadapi dengan SABAR dan berucap “Inna lillahi wainna ilaihi rojiun”. Menerima dengan ihlas musibah sakit ini sebagai teguran dari Allah yang Maha Pengasih bahwa kita masih banyak salah dan dosa, serta kurang berbuat kebaikan. Kemudian bertobat serta memohon ampunan dan berjanji untuk memperbaiki diri dan memperbanyak berbuat kebaikan.
Kemudian segera datang ke dokter untuk mengetahui penyakit dan pengobatan yang perlu dilakukan. Pilih dokter muslim yang bekerja dengan ikhlas dan tawakal kepada Allah SWT. Yakinkan diri Anda kepada keahlian dokter dan dengarkan serta ikuti instruksi dokter untuk kesembuhan penyakit Anda.
Ingatlah! Yang menyembuhkan bukanlah dokter atau obat, melainkan Allah yang menghidupkan kamu dan mematikan kamu. Berdoalah dengan penuh tawakal, bertobat dan mohon ampunan. Semoga Allah segera meringankan penderitaan Anda dan menyembuhkan penyakit Anda. Aamiin.(AM/*)



