Sikap Tegas PDIP Sumbawa Soal Blok Dodo–Rinti: Optimisme Rasional demi Masa Depan Daerah

Sumbawa Besar,anugerah-media.com
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa secara resmi menyatakan sikap optimisme yang rasional terkait rencana operasional Tambang Emas Blok Dodo–Rinti. Partai berlambang banteng ini menegaskan bahwa kehadiran investasi raksasa tersebut harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Sumbawa.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si, mengungkapkan bahwa proyek Blok Dodo–Rinti bukan sekadar angka di atas kertas. Dengan nilai investasi mencapai Rp50 triliun dan estimasi kebutuhan 15.000 tenaga kerja selama fase konstruksi empat tahun ke depan, proyek ini adalah mesin penggerak ekonomi yang sangat masif.
“Kita tidak boleh terjebak dalam perdebatan hitam-putih antara menolak atau menerima. Realitasnya, ini adalah peluang besar. PDI Perjuangan mengajak semua elemen untuk duduk bersama, berdiskusi secara terbuka mengenai bagaimana manfaat konkret tambang ini benar-benar jatuh ke tangan masyarakat Sumbawa,” ujar Abdul Rafiq dalam keterangan persnya, Rabu (14/1/2026).
Abdul Rafiq juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini memiliki ruang fiskal sangat terbatas akibat kebijakan pemerintah pusat. Kehadiran Blok Dodo–Rinti dipandang sebagai harapan baru untuk menghadirkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan.
Untuk memaksimalkan potensi tersebut, PDIP mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan langkah strategis sejak dini, di antaranya Pemetaan Tenaga Kerja Lokal dengan mengidentifikasi kebutuhan skill agar putra-putri daerah bisa terserap maksimal di fase konstruksi maupun operasional.
Demikian pula pemberdayaan UMKM & Jasa Pendukung dengan menyiapkan pengusaha lokal agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam rantai pasok industri pertambangan.
Optimisme PDI Perjuangan didasari oleh profil kepemimpinan di Kabupaten Sumbawa saat ini. Bupati Sumbawa, Ir. Sarafuddin Jarot MP, dinilai memiliki keunggulan karena latar belakangnya sebagai alumni perusahaan tambang.
“Beliau sangat memahami dinamika industri ini, baik dari sisi teknis maupun tata kelola sosial. Ditambah lagi dengan adanya figur Bapak Ahmad Salim sebagai manajer senior external yang merupakan putra asli Sumbawa. Kami yakin ada komitmen moral yang kuat untuk memastikan tambang ini berpihak pada kepentingan lokal,” lanjut Rafiq yang pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa periode 2019-2024 ini.
Selain sektor ekonomi, kehadiran tambang ini diharapkan mampu mengerek kualitas pendidikan tinggi di Sumbawa. PDI Perjuangan melihat peluang besar bagi kampus-kampus lokal untuk menjalin kerja sama riset, program magang, hingga penyelarasan kurikulum agar lulusan perguruan tinggi di Sumbawa siap kerja sesuai standar industri internasional.
Seruan untuk Pengawasan Kontruktif
Menutup pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh masyarakat untuk mengawal proses ini dengan kritis namun tetap konstruktif. Ia menekankan pentingnya operasional yang patuh pada regulasi, menjaga kelestarian lingkungan, dan menjunjung tinggi keadilan sosial.
“Dengan perencanaan matang dan pengawasan yang kuat, kami percaya Blok Dodo–Rinti akan menjadi berkah bagi pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.(AM)