Minggu, 1 Maret 2026
spot_img

Upacara Sudhi Wadani di Abiantubuh Utara, Enam Warga Resmi Memeluk Agama Hindu

Mataram, NTB, anugerah-media.com
Upacara Sudhi Wadani atau penyucian diri kembali dilaksanakan sebagai bentuk pengesahan dan penguatan keyakinan bagi umat yang beralih memeluk agama Hindu. Kegiatan sakral tersebut berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, pukul 08.00 WITA, bertempat di Jalan Taman Mayura No. 11, Abiantubuh Utara, Kota Mataram.
Upacara ini mendapat perhatian dan dukungan dari jajaran Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ketua PHDI Provinsi NTB, I Wayan Karioka, bersama Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Mataram, I Made Merta Arta, SH., MH., melalui Ida Wayan Sugate selaku Ketua PHDI Kelurahan Sandubaya, menyampaikan bahwa Sudhi Wadani memiliki makna mendalam sebagai proses penyucian diri dan pengikraran janji suci untuk patuh serta taat menjalankan ajaran agama Hindu.
“Sudhi Wadani bukan hanya seremonial, tetapi merupakan momentum spiritual yang menegaskan komitmen seseorang dalam menjalankan dharma. Melalui upacara ini, secara sah yang bersangkutan telah menjadi bagian dari umat Hindu,” ungkap Ida Wayan Sugate.
Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gde Sebali Panghyangi dari Griya Keniten Abiantubuh, yang memimpin rangkaian ritual suci dengan penuh khidmat. Prosesi berjalan lancar dan penuh suasana haru, disaksikan langsung oleh orang tua masing-masing peserta, pimpinan lembaga Hindu, serta tokoh masyarakat setempat.
Adapun enam warga yang resmi melaksanakan Sudhi Wadani dan menyatakan diri memeluk agama Hindu yakni Agung Saputra, Yuni Candra, Krisna Saputra, Adi Saputra, Adek Tri Jaye, dan Indah Permata Sari. Dalam prosesi tersebut, para peserta mengucapkan janji suci di hadapan rohaniawan dan para saksi sebagai bentuk kesungguhan hati menjalankan ajaran Tri Hita Karana serta nilai-nilai luhur Sanatana Dharma.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan persembahan (tataban/ayaban) berupa banten atau upakara sebagai wujud rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan berita acara dan penyerahan piagam resmi dari PHDI sebagai bukti sah telah dilaksanakannya upacara Sudhi Wadani.
Upacara ini juga dipimpin oleh Ketua PHDI Kecamatan, Ida Wayan Sugatha, bersama Ketua PHDI Kelurahan Cakranegara Selatan Baru, Ida Wayan Weda, yang membacakan janji dan doa keagamaan Hindu. Kegiatan sakral tersebut turut disaksikan oleh Ketua RT setempat, I Made Mega Yuliantara, S.H., keluarga penyelenggara, serta warga sekitar yang hadir memberikan dukungan moral dan spiritual.
Dalam keterangannya, Ketua RT menyampaikan harapan agar keyakinan yang telah dipilih dengan tulus dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
“Semoga apa yang sudah menjadi keyakinan dari diri sendiri, jadikanlah sebagai bekal untuk membawa kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Pelaksanaan upacara Sudhi Wadani ini menjadi wujud nyata kebebasan beragama yang dijamin oleh negara, sekaligus mempererat nilai toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Mataram. Melalui kegiatan ini, PHDI berharap umat Hindu di NTB semakin solid dalam menjaga kerukunan, memperkuat sradha dan bhakti, serta terus menebarkan nilai kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.(AM/anang)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles