Sumbawa Besar, anugerah-media.com
Semangat penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 semakin terasa dengan tibanya Kirab Obor PORPROV di Kabupaten Sumbawa. Obor yang menjadi simbol persatuan, sportivitas, dan semangat pembinaan olahraga itu diterima langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam seremoni di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (14/07/2026) lalu.
Penerimaan kirab turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian, jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta tamu undangan lainnya.
Prosesi diawali dengan penyerahan simbolis obor oleh tim Kirab Obor PORPROV XII NTB kepada Bupati Sumbawa. Dalam laporannya, perwakilan tim menyampaikan bahwa rombongan telah menempuh perjalanan sejauh 271,5 kilometer, dimulai dari Kota Bima, melintasi Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, sebelum tiba di Kabupaten Sumbawa.
Perjalanan kirab akan berlanjut menuju Kabupaten Sumbawa Barat, kemudian menyeberang ke Pulau Lombok untuk melintasi Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Utara, sebelum akhirnya diserahkan kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat menjelang pembukaan PORPROV XII. Secara keseluruhan, lintasan kirab di Pulau Sumbawa mencapai sekitar 456 kilometer.
Perwakilan tim Kirab Obor menegaskan bahwa api obor memiliki makna lebih dari sekadar atribut seremonial.
“Api ini tidak sekadar simbol bagi kita semua, tetapi merupakan semangat yang tidak pernah padam sepanjang perjalanan. Api ini menyiratkan bahwa semangat kita membangun Nusa Tenggara Barat melalui olahraga harus terus menyala demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa rombongan kirab didampingi Penasehat KONI, Andi Hadianto, bersama sekitar 30 komunitas pembalap dari berbagai kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Kirab Obor yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membawa simbol persatuan olahraga tersebut melintasi berbagai daerah.
Menurut Bupati, perjalanan panjang yang ditempuh para peserta bukanlah tugas yang ringan. Ia mengaku memahami tantangan tersebut karena pernah mengikuti perjalanan serupa bersama Gubernur NTB.
“Saya menyampaikan apresiasi dan salut kepada seluruh tim yang telah menjalankan tugas mulia ini. Perjalanan yang telah ditempuh mencapai 271 kilometer dan masih menyisakan perjalanan yang cukup panjang. Saya pernah mengikuti perjalanan bersama Pak Gubernur dan mengetahui bagaimana beratnya medan yang harus dilalui. Karena itu saya yakin seluruh peserta kirab ini adalah para pejuang yang membawa semangat olahraga dengan penuh pengorbanan,” kata Bupati.
Bupati menilai kirab obor menjadi simbol persatuan masyarakat NTB dalam membangun prestasi olahraga sekaligus mempererat kebersamaan antardaerah.
“Api obor ini menyatakan bahwa semangat olahraga di Nusa Tenggara Barat harus terus menyala. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan menitipkan obor ini kepada kami. Besok pagi obor ini akan kami serahkan kembali untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sumbawa Barat hingga tiba di lokasi pembukaan PORPROV XII NTB. Selamat berjuang kepada seluruh tim, terima kasih dan salam olahraga,” ujarnya.
Prosesi penerimaan Kirab Obor PORPROV XII NTB berlangsung khidmat dan mendapat sambutan antusias dari para peserta dan tamu undangan. Kehadiran obor di Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu rangkaian penting menjelang pembukaan PORPROV XII NTB 2026, sekaligus menguatkan komitmen bersama dalam mendukung pembinaan atlet, peningkatan prestasi olahraga, dan penguatan persaudaraan antarkabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat




