Oleh: Admin AMS
Jakarta,anugerah-media,com
Polemik beasiswa LPDP menyeret nama Arya Irwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas, ke sorotan publik. Dalam pemeriksaan resmi yang dilakukan Selasa pagi melalui Zoom, Arya mengaku sedih karena ulah istrinya membuat keluarga mereka menjadi bahan perbincangan nasional. Kontroversi ini mencuat buntut dari komentar istrinya yang menyatakan, “Cukup aku yang WNI, anakku jangan.” dianggap sensitif karena menyangkut isu kewarganegaraan dan penerimaan beasiswa yang dibiayai negara. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik tentang komitmen penerima beasiswa terhadap Indonesia, mengingat LPDP ditujukan untuk mendukung pendidikan demi pembangunan bangsa.

Ilustrasi simbolis suasana rapat pejabat tinggi membahas kebijakan LPDP, di tengah sorotan publik terkait transparansi dana beasiswa.
LPDP mencocokkan data perjalanan studi Arya, mulai dari pendaftaran hingga penyelesaian program S3. Fakta yang terungkap, Arya tidak sepenuhnya dibiayai karena masa studinya melewati batas waktu yang ditentukan LPDP. Selain itu, muncul kesalahpahaman mengenai aturan “2n+1” yang sebenarnya tercantum dalam regulasi LPDP, meski tidak tertulis dalam kontrak yang ditandatangani Arya.
Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menyampaikan bahwa sanksi berat tengah dipertimbangkan. “Sanksi paling berat adalah pengembalian dana. Sanksi berikutnya adalah pemblokiran layanan LPDP di masa depan,” ujarnya.
Dalam rapat bersama LPDP, Menteri Keuangan Purbaya juga menegaskan perlunya langkah tegas. “Kalau memang terbukti melanggar, opsi blacklist harus dipertimbangkan. LPDP tidak boleh lagi memberikan layanan kepada penerima yang tidak patuh aturan,” kata Purbaya.
Kasus ini menimbulkan kegaduhan besar di ruang publik. Nama Arya dan Dwi Sasetyaningtyas ramai diperbincangkan di media sosial, dengan warganet mempertanyakan transparansi penggunaan dana beasiswa. Sebagian menilai kasus ini sebagai peringatan keras bahwa setiap pelanggaran aturan dapat berujung pada konsekuensi serius.

Ilustrasi penerima beasiswa LPDP, simbol harapan dan masa depan Indonesia
LPDP berjanji akan segera mengumumkan keputusan final terkait sanksi terhadap Arya Irwantoro. Publik kini menunggu kejelasan akhir dari kisruh ini, yang bukan hanya menyangkut dana pendidikan, tetapi juga reputasi keluarga yang tengah berada di bawah sorotan tajam masyarakat.(AM/Win)
Sumber: LPDP, Tribun Online, percakapan publik di media sosial



