
Sumbawa Besar,anugerah-media.com
Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati, Drs. H. Mohammad Ansori (Jarot Ansori) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Melalui Program Unggulan 04 Jarot–Ansori, fokus diarahkan pada penciptaan tenaga kerja unggul dan mandiri
Bupati Sumbawa yang disapa Haji Jarot kepada samawarea.com, Rabu (25/2/26) menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Program ini dijalankan melalui pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa, guna mencetak tenaga kerja yang siap pakai sekaligus mampu mandiri.
122 Tenaga Kerja Bersertifikat
Bupati menyebutkan, sepanjang tahun 2025, sebanyak 122 tenaga kerja berhasil mengikuti pelatihan dan meraih sertifikat kompetensi. Pelatihan difokuskan pada enam bidang keahlian utama yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri, yakni, Alat Berat (16 orang), Boga (16 orang) Barista (32 orang), Desain Grafis (16 orang), Las 6G (16 orang) dan Listrik (16 orang).
Selain itu, pemerintah daerah juga memfasilitasi program magang bagi 10 lulusan SMK untuk mendapatkan pengalaman kerja praktis di sektor industri.
Dukungan Anggaran dan Revitalisasi BLK
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemkab Sumbawa mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp 2,08 miliar. Anggaran ini digunakan untuk penyelenggaraan pelatihan kompetensi serta peningkatan sarana dan prasarana di BLK.
Upaya penguatan kapasitas juga dilakukan melalui revitalisasi BLK Sumbawa yang bekerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelatihan yang berbasis pada kebutuhan riil dunia usaha dan industri.
Seluruh program secara teknis dilaksanakan oleh BLK di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa.
Bupati menegaskan, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang lulus, tetapi juga dari sejauh mana lulusan mampu terserap di dunia kerja atau membuka usaha secara mandiri.
“Investasi terbesar daerah adalah pada kualitas manusianya. Kita ingin tenaga kerja Sumbawa memiliki kompetensi, daya saing, dan kemandirian,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, Program Unggulan 04 Jarot–Ansori menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis SDM unggul. (AM/SR)



