Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa, berharap peluang tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar dapat diwujudkan secara nyata.
Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/10/2026). Menurutnya, potensi garam Sumbawa merupakan kekuatan daerah yang perlu dikembangkan melalui perencanaan matang dan dukungan seluruh pihak.
Berlian mengungkapkan, pengembangan sektor pergaraman telah dibahas dalam pertemuan dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta beberapa waktu lalu. Pertemuan itu dihadiri Bupati Sumbawa bersama unsur pemerintah daerah dan legislatif.
Dalam pertemuan tersebut, Kabupaten Sumbawa disebut berpeluang dikembangkan sebagai pusat garam nasional.
“Ini hal yang sangat positif karena sumber daya garam yang kita miliki begitu bagus. Dari informasi yang saya dapatkan, kualitas garam Kabupaten Sumbawa juga sangat baik dan sudah dilirik beberapa perusahaan besar,” ujarnya.
Ia menyebutkan, potensi garam Sumbawa menarik perhatian sejumlah perusahaan besar, termasuk perusahaan di bidang obat-obatan dan farmasi seperti Kimia Farma.
Berlian menilai peluang tersebut perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi kuat antara pemerintah daerah, DPRD, instansi teknis, dan pihak terkait. Ia juga mengapresiasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa yang aktif membangun komunikasi untuk mendukung pengembangan sektor pergaraman.Namun, keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan potensi sumber daya alam. Pemerintah daerah perlu mempersiapkan masyarakat, terutama warga di wilayah rencana pengembangan, melalui sosialisasi yang jelas dan menyeluruh.
Masyarakat harus mengetahui tujuan program, tahapan pelaksanaan, serta manfaat yang dapat diperoleh sehingga memiliki kesempatan berpartisipasi langsung.
“Yang paling penting, masyarakat harus diberikan pemahaman terlebih dahulu. Mereka perlu mengetahui program ini seperti apa, bagaimana pelaksanaannya, dan apa manfaatnya bagi mereka. Jangan sampai program ini hanya ramai dibicarakan, tetapi masyarakat tidak dilibatkan secara langsung,” tegasnya.
Selain sosialisasi, Berlian menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Pemerintah daerah diharapkan menyiapkan pelatihan sesuai kebutuhan industri agar masyarakat Sumbawa memiliki keterampilan memadai.
Dengan persiapan tersebut, pengembangan pergaraman diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi dan menarik investasi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Berlian juga mengingatkan pemerintah daerah agar menjadikan pengalaman program shrimp estate sebagai bahan evaluasi. Program yang telah disampaikan kepada publik harus disertai kesiapan dan langkah konkret agar tidak berhenti pada tahap perencanaan.
“Jangan sampai kita kembali mengalami hal seperti shrimp estate. Program sudah diumumkan, masyarakat sudah mendengar, tetapi akhirnya tidak terealisasi. Karena itu, program pergaraman ini harus benar-benar dikawal dengan serius sampai berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama DPRD dan seluruh pihak terkait menjaga komitmen mengawal setiap tahapan pengembangan sektor pergaraman, mulai dari perencanaan, sosialisasi, penyiapan tenaga kerja, hingga pelaksanaan di lapangan.




