
Oleh : dr. A.A.G.Kosala Putra –
Niatnya mau sehat dengan berolahraga, tetapi malah jadi bikin panik dan bisa berujung fatal karena melakukan beberapa kesalahan.
Olahraga itu memang bagus tetapi jangan sampai melakukan kesalahan yg bisa bikin jadi fatal.
Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan sebelum berolahraga yg bisa berujung fatal, antara lain:
1. Kurang tidur.
Kurang tidur ini membuat Saraf Simpatis itu dominan. Jantung jadi gampang berontak karena tekanan yg berlebih secara tiba2. Dan karena tidak tahu batas aman detak jantungnya sendiri dan tiba2 digenjot tanpa istirahat, maka bisa tiba2 kolaps karena jantung mogok.
2. Olahraga diwaktu yg salah. Misalnya sehabis kerja secara nonstop sampai 12 jam. Apalagi dalam keadaan kondisi stres yg tinggi, lalu tiba2 melakukan olahraga, lebih2 olahraganya malam. Perlu diketahui bahwa tubuh itu mempunyai IRAMA SIRKADIAN. Saat tubuh minta istirahat, lalu dipaksa untuk olahraga/kerja berat, itu ibaratnya melakukan kekerasan terhadap diri sendiri, dan jantung bisa tiba2 MOGOK.
3. Melakukan olahraga saat baru sembuh dari sakit, misalnya flu dll. Maksudnya paksakan berolahraga untuk sekalian membunuh kuman/virusnya. Tetapi perlu diketahui bahwa virus itu bisa bikin peradangan pada otot jantung yg disebut MIOKARDITIS yg gejalanya sering tidak atau diam2, tidak selalu menimbulkan keluhan. Nah jika jantung yg dalam kondisi Miokarditis itu digenjot melakukan olahraga, maka jantung bisa tiba2 mogok.
4. Minum kopi sebelum olahraga. Mungkin maksudnya supaya bisa SEMANGAT atau MENINGKATKAN PERFORMA. Tetapi sesunguhnya campuran gula tinggi, taurin dan kafein itu bisa bikin jantung berdetak sangat cepat. Dan bila sampai melewati batas ” maksimal heart rate ” , akan bisa tiba2 kolaps yg berakibat fatal.
5. Olahraga sambil merokok.
Banyak kejadian orang yg tiba2 kolaps sampai fatal karena sebelum olahraga yg bersangkutan merokok. Karena merokok itu membuat pembuluh darahnya menyempit, tensinya naik, darah jadi gampang membeku, dan jantung mogok.
6. Tidak tahu tekanan darahnya pada saat olahraga tiba2 melonjak tinggi. Sering kejadian dimana orang yg sedang istirahat tensinya normal2 saja saatn diukur, tetapi saat diukur dengan melakukan treadmill sebelumnya, tiba2 tekanannya naik tinggi. Nah jika kebetulan pembuluh darah yang bersangkutan sudah dalam kondisi yg rapuh, jika tekanan darah tiba2 naik, maka pembuluh darah bisa pecah yg sangat membahayakan jiwa.
7. Melakukan olahraga sambil menyangkal/mengabaikan tanda/gejala yg sebelumnya sebenarnya sudah muncul, misalnya sering nyeri dada, nyeri uluhati, nyeri dileher atau punggung yg sebenarnya itu semua mungkin adalah ANGINA yg merupakan tanda bahaya bahwa jantung sudah bermasalah dan protes. Nah jika sudah dalam kondisi seperti itu tiba2 digenjot melakukan olahraga, maka bisa terjadi ” henti jantung mendadak/ serangan jantung.
8. Tidak tahu zona aman untuk olahraga. Tiap orang itu punya heart rate ( detak jantung ) maksimal berdasarkan usia dan kondisi jantung masing2. Idealnya olahraga itu dilakukan di zona aman yaitu dg heart rate sekitar 100- 120 kali permenit, yg disebut sebagai ZONA AEROBIK yg aman untuk kebanyakan orang dan bagus buat membakar lemak darah.
9. Mengabaikan MEDICAL CHECK-UP sebelum melakukan program latihan/olahraga, terutama bagi mereka yg punya riwayat Hipertensi, Kolesterol, Diabetes.
Jadi yg baik adalah lakukan medical check-up dulu ke dokter sebelum memulai program latihan/ olahraga.(AM) S E K I A N



