Kamis, 8 Oktober 2026
spot_img

Pembangunan KNMP Dimulai, Bupati Bima Lakukan Peletakan Batu Pertama

Bima, Anugerah Media – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)  Kabupaten Bima resmi dimulai Kamis (8/10)  yang ditandai dengan peletakan batu pertama (ground breaking) oleh Bupati Bima Ady Mahyudi  di Desa Rompo Langgudu.

Bupati Bima dalam sambutannya pada acara yang juga dihadiri Unsur Forkopimda, Tim Balai Besar Penangkapan Ikan Kementerian KKP RI, para Kepala Perangkat Daerah, Camat Langgudu Syaikhu, SH, M.Si, Muspika dan Jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima menegaskan bahwa program KNMP tidak sekadar menata fisik permukiman nelayan agar layak dan produktif, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi perikanan terintegrasi dari hulu ke hilir. Integrasi ini mencakup seluruh rantai kegiatan, mulai dari penangkapan, pendaratan, dan penyimpanan, hingga pemasaran hasil laut guna menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dirinya menekankan tiga poin utama dalam mengawal Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, yaitu penguatan sinergi seluruh elemen masyarakat dan aparat, penjaminan kualitas serta akuntabilitas proyek agar selesai tepat waktu dan mutu, serta komitmen warga penerima manfaat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.

Bupati Ady Mahyudi berharap, melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, pelaksanaan program ini diharapkan berjalan secara optimal. Keberhasilan pembangunan kawasan tersebut ditargetkan mampu mendorong Kampung Nelayan Merah Putih menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di Kabupaten Bima.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Penangkapan Ikan Kementerian KKP RI  Suraji, SH  dalam sambutannya menekankan prasyarat penting keberhasilan proyek KNMP.

“Pelaksanaan proyek ini wajib memegang teguh tiga prinsip utama, yaitu pemenuhan mutu material dan struktur bangunan sesuai spesifikasi teknis, kepatuhan penuh terhadap aturan pengadaan dan integritas administrasi, serta penyelesaian pekerjaan secara tuntas tanpa menyisakan persoalan teknis, sosial, maupun hukum.

“Keberhasilan proyek Desa Rompo menuntut profesionalisme PT Daffa serta dukungan penuh pemerintah dan masyarakat. Pengawasan bersama akan memastikan infrastruktur terbangun baik dan bermanfaat berkelanjutan,” jelas Suraji.

Pada kesempatan tersebut  Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Tajudin SH M.Si dalam laporannya menyampaikan tahapan dan kerja keras dan atensi khusus Bupati Bima mulai dari pengusulan program, pembahasan di tingkat pusat hingga realisasi program tersebut di tingkat kabupaten Bima

Dijelaskannya salah satu kriteria penting kehadiran program ini di tingkat desa adalah kesiapan lahan dengan kriteria tertentu yang telah sesuai yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.(RED)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles