
Sumbawa Besar. anugerah-media.com
Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mengakselerasi penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah awal.
Sosialisasi dan aktivasi IKD digelar di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa diikuti ASN dari berbagai perangkat daerah, Rabu( 22/4/26)
Kegiatan ini menjadi bagian dan upaya percepatan transformasi layanan publik berbasis digital di Kabupaten Sumbawa, sekaligus mendorong perubahan dari penggunaan dokumen fisik ke dokumen elektronik yang lebih praktis dan efisien.
Dalam kesempatan tersebit,Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, menyampaikan bahwa penerapan IKD akan dilakukan secara bertahap dan ini sangat penting dalam memberikan contoh kepada masyarakat.
Ia pun mengungkapkan, tingkat penggunaan IKD di Kabupaten Sumbawa saat ini masih sangat rendah, yakni baru mencapai 0,36 persen dari total pemegang e-KTP. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan sosialisasi dan pelayanan aktivasi IKD.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari dalam era modern saat ini.Bahwa IKD bukan sekadar foto KTP yang disimpan di ponsel, melainkan aplikasi resmi yang terintegrasi langsung dengan sistem data kependudukan nasional.,” tegasnya.
kehadiran IKD memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat. Melalui satu aplikasi, berbagai dokumen penting seperti KTP, Kartu Keluarga, data vaksinasi, NPWP, hingga BPJS dapat diakses secara praktis tanpa perlu membawa berkas fisik atau melakukan fotokopi berulang kali dalam berbagai keperluan layanan.
Selain itu, dari sisi keamanan, IKD dinilai lebih unggul karena mampu meminimalisir risiko kehilangan atau penyalahgunaan dokumen. Sistem pengamanan yang digunakan juga telah dilengkapi dengan PIN serta QR Code yang memastikan data tetap terlindungi.
Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh kepala OPD untuk memastikan implementasi IKD berjalan optimal di masing-masing perangkat daerah. Ia juga menegaskan bahwa ASN harus menjadi pelopor atau role model dalam aktivasi IKD di tengah masyarakat.
“Kepada seluruh ASN, saya minta agar menjadi pelopor dalam aktivasi IKD ini. Target kita, seluruh masyarakat yang memiliki smartphone dapat beralih ke IKD,” ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Sumbawa melalui Disdukcapil akan menerapkan strategi jemput bola dengan mendatangi desa-desa, sekolah, serta perkantoran untuk mempermudah proses aktivasi IKD. Upaya ini juga diiringi dengan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital.
” Dengan langkah tersebut, diharapkan penerapan IKD di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan lebih cepat dan merata, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang modern, efektif, dan berbasis digital,” tukasnya ( AM/HR)



