
oleh : dr AA Kosala Putra
Dipraktek sehari-hari saya seringkali mendapat pertanyaan dan keterangan dari pasien hipertensi yang harus minum obat rutin, tetapi seringkali berubah- ubah waktunya minum obat, kadangkala diminum pagi, kadangkala siang atau kadangkala malam.
Perlu diketahui dan dimengerti bahwa sejatinya obat anti hipertensi itu dirancang untuk mempunyai kadar yang konstan dan stabil dalam tubuh pasien.
Jadi jika obat anti hipertensi itu tidak diminum secara teratur maka tekanan darah menjadi ” fluktuatif ”
Nah, ini yang berbahaya untuk kesehatan.
Tekanan darah jadi TIDAK TERKONTROL dan resiko terhadap komplikasi akan meningkat, misalnya SEEANGAN JANTUNG dan STROKE.
Jika kelewatan waktu minum obat obatnya 1/2 sampai 1 jam, mungkin masih bisa ditoleransi. Tetapi jika kelewatannya jauh, ini yang berbahaya. Jika terjadi seringkali atau berulang, akibatnya kadar obat didalam darah akan menjadi TIDAK KONSTAN dan tentu saja menjadi TIDAK EFEKTIF untuk mengontrol tekanan darah agar stabil.
Jadi bagi penderita hipertensi yang harus minum obat rutin tiap hari, JAGALAH agar WAKTU MINUM OBATNYA KON STAN diWAKTu atau JAM yang sama setiap harinya.
Sekian
” Ketika sakit TUHANlah yang menyembuhkan, Mencegah lebih baik daripada mengibati “



