Mataram, Anugerah-media.com — Forum Komunikasi Pemuda, Pelajar Mahasiswa Sumbawa Mataram (FKPPMS) menggelar aksi mimbar bebas dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) di depan Pendopo Gubernur NTB, Jalan Pejanggik, Kota Mataram, Jumat (1/5) sore.
Aksi yang diikuti sekitar 20 orang massa dan dipimpin oleh Ketua FKPPMS, Riki Anandi. Dalam aksinya, massa mengangkat tema “Mayday Melawan: Merdekakan Buruh, Sejahterakan Guru”.

Sejumlah tuntutan disampaikan, di antaranya terkait kurikulum pendidikan di Kabupaten Sumbawa yang dinilai belum relevan, penyaluran KIP-K yang tidak tepat sasaran, serta belum meratanya infrastruktur pendidikan. Massa juga menuntut adanya kontribusi sektor pertambangan terhadap pembangunan pendidikan masyarakat lokal.
Selain itu, massa menyoroti kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, yang dinilai masih menghadapi ketidakjelasan jam kerja, kesenjangan gaji, serta penundaan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Mereka juga mendesak pemerintah dan pihak kampus untuk menangani kasus kekerasan seksual di lingkungan akademik serta menolak rencana penghapusan sejumlah program studi.
Dalam orasinya, massa menilai bahwa kondisi pendidikan di Pulau Sumbawa masih tertinggal dibandingkan wilayah lain di NTB, baik dari segi fasilitas maupun implementasi kebijakan pendidikan. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap pemerataan pembangunan pendidikan.

massa aksi diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, didampingi sejumlah pejabat terkait. Dalam penyampaiannya, Abul Chair menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang positif.
Ia menegaskan bahwa pemerintah menerima dan akan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan, termasuk terkait perbaikan kurikulum, penyaluran bantuan pendidikan, serta pembangunan infrastruktur.
“Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut,” ujarnya.
Aksi berlangsung aman dan tertib hingga selesai, dengan pengawalan aparat keamanan.



