
Oleh dr. H Minanur Rahman
Banyak orang berangkat haji karena mengharap pahala surga. Mereka beranggapan bahwa berhaji adalah syarat masuk surga karena telah melaksanakan rukun Islam ke-lima. Mereka bersusah payah mengumpulkan uang untuk ongkos berangkat haji. Meskipun mereka kurang memahami syarat, rukun atau wajib dalam melaksanakan ibadah haji, mereka meyakini bahwa ibadah haji wajib dilaksanakan sebelum ajal menjemput. Akibatnya mereka menjalani ibadah haji kurang khidmat tanpa tahu maknanya.
 Meskipun demikian, Allah Maha Adil, kehidupan mereka setelah haji berubah menjadi lebih baik. Mereka menjadi lebih terpandang karena menyandang gelar haji, lebih sejahtera karena rezeki bertambah dan lebih bahagia karena merasa telah memenuhi rukun Islam dengan sempurna. Ibadah haji telah mengubah kehidupan mereka secara nyata.
 Lain halnya dengan jamaah haji yang diberi kelimpahan rezeki sehingga bisa berangkat dengan ONH plus. Di antara mereka juga banyak yang tidak memahami manasik haji sehingga ibadah haji terasa seperti *rekreasi spiritual*. Meskipun demikian mereka pun mengalami perubahan dalam kehidupannya yaitu makin tertarik untuk belajar mendalami agama Islam. Pengalaman ibadah haji menyadarkan mereka bahwa seluruh umat manusia itu bersaudara dan mempunyai tujuan yang sama yaitu beribadah.
 Sepulang ibadah haji orang-orang kaya ini menjadi lebih rendah hati, lebih bersahaja dan suka bersedekah membantu orang lain. Mereka lebih menyadari bahwa harta bukanlah tujuan melainkan sarana untuk beramal saleh. Bahkan Rezeki mereka bertambah melimpah dan bisnisnya makin maju, itu dampak dari meningkatnya kepercayaan pelanggan karena mereka telah berhaji.
 Betapa beruntung orang-orang yang mempersiapkan diri baik finansial, fisik, mental maupun pengetahuan manasik haji. Mereka ini bahkan telah berubah menjadi lebih baik sejak mendaftar haji. Mereka merencanakan beribadah haji dengan tujuan mendapatkan ridho Allah swt. Mereka berusaha *menjadi hamba Allah yang bertaqwa secara lebih sempurna sebelum berangkat haji* karena mereka tahu bahwa bekal haji adalah taqwa. Tentunya mereka ini menjalani ibadah haji dengan tertib, khidmat, khusyu’ dan penuh makna.
 Rasa rindu beribadah menjadi sangat kuat sehingga semua manasik haji dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Kesejukan Masjidil Haram membuatnya betah berlama-lama bersimpuh dalam menyembah Allah swt. Panasnya padang pasir Arafah dan Mina tak menyurutkan niat menyempurnakan manasik haji.
 Tentu mereka inilah yang akan diberi hadiah surga dari Allah swt dalam segala kehidupannya dan akhiratnya. Mereka mendapatkan nikmat surga yaitu *tidak ada kekhawatiran dan tidak pula bersedih hati*. Hidup ini terasa nikmat, terlihat indah dan membahagiakan. Tidak ada pahala bagi haji mabrur kecuali surga di sisi Allah swt. Aamiin
  Musim haji tahun ini menghadapi resiko cuaca panas musim kemarau. Suhu di kota Makkah pada siang hari bisa mencapai 45°C dengan kelembaban yang rendah. Kondisi cuaca panas tersebut bisa menyebabkan ‘heatstroke’ yang bisa menyebabkan kematian.
  Heatstroke adalah kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu secara drastis hingga mencapai 40 derajat Celcius atau bahkan lebih. Heatstroke biasanya terjadi saat seseorang menerima paparan suhu panas dari lingkungan sekitar di luar batas toleransi tubuhnya, misalnya saat cuaca sedang sangat terik.
  Tips Mencegah Heatstroke. Pada dasarnya, heatstroke adalah kondisi yang bisa diprediksi dan dapat dicegah. Ikutilah langkah-langkah berikut ini untuk mencegah heatstroke ketika beraktivitas di cuaca yang sedang panas terik:
– Gunakan pakaian yang longgar, berwarna terang, dan berbahan ringan saat ingin keluar rumah.
– Kenakan juga topi/ penutup kepala dengan tepian yang lebar.
– Oleskan krim tabir surya ke kulit. Pilih tabir surya dengan SPF minimal 30.
– Cukupi asupan cairan. Hal ini untuk mencegah dehidrasi.
– Bijaklah dalam memilih waktu untuk beraktivitas di luar ruangan.
  Heatstroke perlu segera ditangani. Jadi, jika Anda mengalami serangan heatstroke atau melihat seseorang mengalaminya, segera lakukan pertolongan pertama untuk menurunkan suhu tubuh. Bila pertolongan ini tidak cukup efektif menurunkan suhu tubuh dengan cepat, segera cari bantuan medis agar heatstroke tidak semakin parah.
Tidak ada pahala bagi haji mabrur kecuali surga di sisi Allah swt. Aamiin.(AM)



