
Sumbawa Besar,, anugerah-media.com
Tanah Intan Bulaeng kini kembali menjadi sorotan nasional, bukan karna Sumber Daya Alam berupa Emas dan sejenisnya. Akan tetapi, potensi itu justru datang dari sumber lain yang samasekali tidak tersentuh. Namun begitu banyak dijumpai disekitar warga. Salah satu potensi itu adalah Pohon Gamal.
Pohon Gamal atau popular disebut sebagai Pohon Energy, merupakan pohon yang sangat gampang kita temukan diseluruh Wilayah Kabupaten Sumbawa, bahkan pohon ini sering kita jumpai dipinggir jalan sebagai pagar pembatas lahan, pekarangan dan keberadaannya cukup banyak karena Gamal itu sendiri pohon yang paling gampang tumbuh dan punya manfaat yang luar biasa selain sebagai pakan ternak dan hewan juga merupakan Sumber Energy baru yang belum diketahui oleh banyak pihak di Kabupaten Sumbawa.
Jika selama ini fokus orientasi pada pada sumber pertambangan, pertanian dan peternakan. tanpa disadari, sumber baru itu justru datang dari sesuatu yang tak terduga. Bagaimana tidak, jika selama ini emas, nikel dan sebagainya menjadi prioritas utama dalam pengembangannya. Akan tetapi pengembangan dan budidaya ‘Emas Coklat’ Pohon Gamal tidak pernah tersentuh dan terpikirkan menjadi sebuah ladang baru dalam memenuhi kebutuhan dan hajat hidup masyarakat.
Indikasi ini sangat kuat jika dilihat dari hamparan hutan Sumbawa yang begitu luas namun belum sepenuhnya dapat digarap dan dikelola secara profesional untuk kemajuan dan kemaslahan masyarakatnya. Hal inilah yang membuat salah satu Tokoh Sumbawa ditingkat Nasional menaruh perhatian serius untuk turut serta ambil bagian dalam proses Pembangunan dan Pemberdayaan di Tanah Kelahirannya, Beliau adalah Sabaruddin, SE., MM
Dalam wawancara khusus dengan media ini, Tokoh yang pernah menjadi panelis dalam debat Bupati Sumbawa 2024 kemarin, menjelaskan lebih jauh terkait dengan potensi Sumbawa saat ini terutama disektor Pertanian dan Kehutanan, Program ini, bukan hanya sebagai sumber pendapatan baru bagi Masyarakat, akan tetapi lebih jauh program ini merupakan jawaban terhadap pemerintah dalam rangka mendukung Nawacita dalam hal Ketahanan Energy. Jelas Bang Sabar, akrab beliau disapa.
Lebih jauh, Pohon Gamal merupakan tanaman pioneer yang dapat menghasilkan sumber energi api, termasuk sebagai bahan bakar kelangsungan wood pellet briket yang terbarukan maupun biofuel lainnya pengganti batu bara, sehingga wajar disebut sebagai pohon energi terbarukan.
Jika pohon ini dapat dibudidayakan secara maasif oleh petani dengan mengacu pada luas lahan yang ada di 24 Kecamatan dan 157 Desa dan 8 Kelurahan maka bukan hal yang mustahil bagi kemajuan daerah Kabupaten Sumbawa terutama disektor Energy Terbarukan. Berdasarkan data terbaru, per Februari 2026, Lahan Perhutanan Sosial (PS) di Kabupaten Sumbawa yang menjadi fokus intervensi penanaman Oleh Kementrian Kehutanan seluas 519 Hektar yang tersebar di 12 titik. Selain data ini, Kabupaten Sumbawa yang memiliki potensi cukup luas, dapat kita serap di tiap desa dengan ketersediaan lahar masing-masing minimal 30 hektar, maka luas lahan yang akan menjadi Garapan sebesar 4.710 hektar dari 157 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumbawa.
Untuk itu, beliau menghimbau sekaligus mengajak seluruh lapisan Masyarakat Tana’ Samawa untuk menanam Pohon Gamal di setiap lahan pribadi yang tersedia dalam rangka turut membantu program pemerintah untuk menjaga ketahanan energy disamping menjadi ladang baru bagi sumber pendapatan, penghasilan dan kesejahteraan Masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumbawa.
Perhatian serius ini, bukan hanya isapan jempol semata, akan tetapi beliau lebih jauh menjelaskan bahwa bukan hanya meminta Masyarakat menanam pohon, tetapi beliau menjamin keberlangsungan tanaman tersebut dari budidaya sampai dengan proses produksi dan sejenisnya. Ini dibuktikan langsung oleh beliau dengan menggandeng salah satu Perusahaan di Tingkat nasional, yang sudah lebih dulu melakukan program ini di beberapa wilayah di seluruh Indonesia, salah satunya di wilayah Kabupaten Konawe Utara.
Perusahaan ini didirikan sebagai Perusahaan Energi Nasional atau Satu Lembaga Sosial Lingkungan dengan memanfaatkan keahlian dan managemen lokal untuk melayani pembangkit Listrik tenaga uap di seluruh Indonesia dan seluruh dunia.
Perusahaan ini adalah Perusahaan yang siap membantu para petani sampai dengan tahap produksi dari hasil penanamannya. Bahkan beliau menjamin bahwa dibuatkan MoU antara Perusahaan dan Para Petani yang ikut terlibat menanamkan Pohon Gamal. Sebagai salah satu Tokoh Nasional, yang sekarang menjabat sebagai Bendahara Umum Majelis Nasional Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (MN KAHMI), beliau tidak kesulitan dalam menemukan Perusahaan yang bersedia membangun Pabriknya di Kabupaten Sumbawa. “saya akan gandeng PT. SEPIUM ENERGI SELARAS, untuk membantu para Petani dan Perusahaan ini bersedia membangun Pabriknya di Kabupaten Sumbawa”, tegas Bang Sabar.
Jika niat baik ini dapat segera terwujud, bukan tidak mungkin Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu Kabupaten sebagai sebagai penyuplay energi terbaru yang ada di Wilayah NTB. Selain pemanfaatan sebagai Ketahanan Energi lokal dan nasional tentunya efek domininya dari kehadiran Perusahaan ini, dalam hal Pembangunan Pabrik tentu akan menjadi nilai tersendiri bagi kaum petani dan generasi muda dalam rangka menciptakan lapangan kerja yang layak. Harap, Bang Sabar.
Diakhir penutup, beliau berharap bahwa dalam waktu dekat, sosialisasi langsung ke Tengah-tengah Masyarakat di seluruh Kabupaten Sumbawa dengan melibatkan kelompok tani yang ada di setiap desa.(AM/Yudi)



